Kamis, 17 Maret 2016

Pendekatan Sistem dalam Proses Manajemen Pendidikan

Pendekatan sistem dalam perencanaan pendidikan sering digunakan oleh para perencana. Pada dasarnya pendekatan sistem merupakan alat untuk perencanaan pendidikan termasuk penilaian dan analisis sistem. Penilaian ini adalah tipe analisis yang membantu kita, dari mana kita harus memulai dan melanjutkan suatu rencana.

Sistem pendidikan menurut McGrath, (1972) yang mengembangkan konsep sistem pendidikan mengatakan bahwa pendekatan sistem bukanlah suatu rangkaian berseri, maupun tahap-tahap, sistem tersebut dinamis yang prosesnya terjadi secara interaktif. Sedangkan Hussain, (1972) mengatakan bahwa sistem pendidikan yang dirincikan dalam bentuk kebersamaan dalam organisasi yang mempunyai kepercayaan yang jelas dan merupakan suatu metode terbaik dari bermacam-macam sumber untuk memproduksi segala bentuk perubahan-perubahan pada kebiasaan atau tingkah laku pada mahasiswa.

Proses Pendekatan Sistem Pendidikan

·         Seperangkat tujuan dan sasaran
·         Menentukan kondisi
·         Membuat standar
·         Mensintesa bermacam alternatif pemecahan masalah
·         Membuat anggaran
·         Memilih alternatif
·         Mengorganisasi rencana
·         Mengadakan evaluasi

Sistem Perencanaan

1.   Identifikasi masalah, perecanaan pendidikan akan melihat perbedaan diantara apa yang diharapkan atau dikehendaki dengan kenyataan pada waktu sekarang.

2.   Menentukan masalah dan alternatif pemecahan, yaitu proses penetapan kebutuhan setelah mengidentifikasi perbedaan dalam pengambilan keputusan dan dasar-dasar dalam menentukan prioritas secara lengkap dalam sistem pendidikan.

Perencanaan pendidikan dalam penerapan pendekatan sistem harus memutuskan pada kebutuhan-kebutuhan untuk memecahkan masalah-masalah dengan analisa sistem pendidikan .
Perencanaan yang dibuat berguna untuk :

·         Mengurangi ketidakpastian dan perubahan pada  waktu mendatang.
·         Mengarahkan perhatian pada tujuan Perencanaan dibuat sebagai penentu arah pencapaian tujuan.
·         Penghematan biaya
·         Merupakan sarana pengendalian.

Analisis Sistem dalam Organisasi

Analisis sistem merupakan proses “sistem memilih” untuk memecahkan masalah bisnis atau industri. Curtis, (1971) mengamati bahwa sistem organisasi dan analisis sistem sering disamarkan atau dikaburkan. Dalam pengertian yang luas analisa kesisteman merupakan suatu pendekatan sistematis untuk membantu pimpinan organisasi dalam mengambil keputusan, yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman langkah tindak selanjutnya. Adapun cara yang dilakukan pimpinan tersebut adalah melalui : mengkaji seluruh persoalan, menemukan tujuan-tujuan dan alternatif pencapaian tujuan, beserta perbandingan antar konsekuensi yang ditimbulkan akibat suatu alternatif dijalankan. Kegiatan analisis sistem harus menggunakan kerangka yang baik yang bersifat analitis, serta memasukkan pertimbangan dan intuisi para ahli dalam bidang substantif yang dikaji.

Tanggung Jawab Manajer

Para manajer ditugasi mengupayakan agar tugas-tugas khusus dilaksanakan secara berhasil. Mereka biasanya dievaluasi sehubungan dengan betapa baiknya mereka melaksanakan tugas-tugas demikian. Pada manajemen pendidikan terkandung enam langkah kegiatan, diantaranya adalah sebagai berikut :

·         Identifikasi masalah yang dibutuhkan dan masalah.
·         Menentukan keperluan untuk menyelesaikan masalah dan menetapkan kemungkinan penyelesaiannya.
·         Strategi penyelesaian dan peralatan yang digunakan
·         Strategi penerapan meliputi manajemen dan strategi penyelesaian pengawasan dan peralatan
·         Pekerjaan dinilai berdasarkan keberhasilan diatas kebutuhan yang lebih dahulu diperlukan
·         Menciptakan langkah baru yang telah diperbaiki.
·         Dari enam langkah yang telah dijelaskan diatas maka dapat dikatakan bahwa langkah-langkah tersebut dapat digunakan untuk memecahkan suatu masalah di dalam proses perencanaan dan proses pengawasan pada pendekatan sistem pendidikan.

Model SIBERNETIKA


Sibernetika adalah bidang studi yang tujuannya untuk memahami dan menentukan fungsi dan proses dari sistem yang memiliki tujuan dan yang berpartisipasi dalam lingkaran rantai sebab akibat yang bergerak dari aksi/tindakan menuju ke penginderaan lalu membandingkan dengan tujuan yang diinginkan, dan kembali lagi kepada tindakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar