Pendekatan
sistem dalam perencanaan pendidikan sering digunakan oleh para perencana. Pada
dasarnya pendekatan sistem merupakan alat untuk perencanaan pendidikan termasuk
penilaian dan analisis sistem. Penilaian ini adalah tipe analisis yang membantu
kita, dari mana kita harus memulai dan melanjutkan suatu rencana.
Sistem
pendidikan menurut McGrath, (1972) yang mengembangkan konsep sistem pendidikan
mengatakan bahwa pendekatan sistem bukanlah suatu rangkaian berseri, maupun
tahap-tahap, sistem tersebut dinamis yang prosesnya terjadi secara interaktif.
Sedangkan Hussain, (1972) mengatakan bahwa sistem pendidikan yang dirincikan
dalam bentuk kebersamaan dalam organisasi yang mempunyai kepercayaan yang jelas
dan merupakan suatu metode terbaik dari bermacam-macam sumber untuk memproduksi
segala bentuk perubahan-perubahan pada kebiasaan atau tingkah laku pada
mahasiswa.
Proses Pendekatan
Sistem Pendidikan
·
Seperangkat
tujuan dan sasaran
·
Menentukan
kondisi
·
Membuat
standar
·
Mensintesa
bermacam alternatif pemecahan masalah
·
Membuat
anggaran
·
Memilih
alternatif
·
Mengorganisasi
rencana
·
Mengadakan
evaluasi
Sistem Perencanaan
1. Identifikasi
masalah, perecanaan pendidikan akan melihat perbedaan diantara apa yang
diharapkan atau dikehendaki dengan kenyataan pada waktu sekarang.
2. Menentukan masalah
dan alternatif pemecahan, yaitu proses penetapan kebutuhan setelah
mengidentifikasi perbedaan dalam pengambilan keputusan dan dasar-dasar dalam
menentukan prioritas secara lengkap dalam sistem pendidikan.
Perencanaan pendidikan dalam penerapan pendekatan sistem
harus memutuskan pada kebutuhan-kebutuhan untuk memecahkan masalah-masalah
dengan analisa sistem pendidikan .
Perencanaan yang dibuat berguna untuk :
·
Mengurangi
ketidakpastian dan perubahan pada waktu mendatang.
·
Mengarahkan
perhatian pada tujuan Perencanaan dibuat sebagai penentu arah pencapaian
tujuan.
·
Penghematan
biaya
·
Merupakan
sarana pengendalian.
Analisis Sistem
dalam Organisasi
Analisis sistem merupakan proses “sistem memilih” untuk
memecahkan masalah bisnis atau industri. Curtis, (1971) mengamati bahwa sistem
organisasi dan analisis sistem sering disamarkan atau dikaburkan. Dalam
pengertian yang luas analisa kesisteman merupakan suatu pendekatan sistematis
untuk membantu pimpinan organisasi dalam mengambil keputusan, yang selanjutnya
digunakan sebagai pedoman langkah tindak selanjutnya. Adapun cara yang
dilakukan pimpinan tersebut adalah melalui : mengkaji seluruh persoalan,
menemukan tujuan-tujuan dan alternatif pencapaian tujuan, beserta perbandingan
antar konsekuensi yang ditimbulkan akibat suatu alternatif dijalankan. Kegiatan
analisis sistem harus menggunakan kerangka yang baik yang bersifat analitis,
serta memasukkan pertimbangan dan intuisi para ahli dalam bidang substantif
yang dikaji.
Tanggung Jawab Manajer
Para manajer ditugasi mengupayakan
agar tugas-tugas khusus dilaksanakan secara berhasil. Mereka biasanya
dievaluasi sehubungan dengan betapa baiknya mereka melaksanakan tugas-tugas
demikian. Pada manajemen
pendidikan terkandung enam langkah kegiatan, diantaranya adalah sebagai berikut
:
·
Identifikasi
masalah yang dibutuhkan dan masalah.
·
Menentukan
keperluan untuk menyelesaikan masalah dan menetapkan kemungkinan
penyelesaiannya.
·
Strategi
penyelesaian dan peralatan yang digunakan
·
Strategi
penerapan meliputi manajemen dan strategi penyelesaian pengawasan dan peralatan
·
Pekerjaan
dinilai berdasarkan keberhasilan diatas kebutuhan yang lebih dahulu diperlukan
·
Menciptakan
langkah baru yang telah diperbaiki.
·
Dari
enam langkah yang telah dijelaskan diatas maka dapat dikatakan bahwa
langkah-langkah tersebut dapat digunakan untuk memecahkan suatu masalah di
dalam proses perencanaan dan proses pengawasan pada pendekatan sistem
pendidikan.
Model SIBERNETIKA
Sibernetika adalah bidang studi yang
tujuannya untuk memahami dan menentukan fungsi dan proses dari sistem yang
memiliki tujuan dan yang berpartisipasi dalam lingkaran rantai sebab akibat
yang bergerak dari aksi/tindakan menuju ke penginderaan lalu membandingkan
dengan tujuan yang diinginkan, dan kembali lagi kepada tindakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar